KATA-KATA MUTIARA QU DI KALA GUNDAH
(Edisi November 2012)
dewata memberi warna
sinta dewi yang jatuh cinta
dan rama tampil gagah perkasa
memperjuangkan cintanya yang hilang
hingga semua berakhir dengan bahagia
dalam sejarah babadnya
demikian juga denganku....aku berjanji dengan setulus hati(16112012)
*syamir elhaq*
terkadang air mata lebih jujur dalam berbicara...
terkadang diam lebih baik dalam mengungkapkan kata hati
karena qu ingin baek2 saja....
karena ku ingin indah senyum itu...
maaf....maafkan aq(16112012)
*syamir elhaq*
bila anda hanya bermanfaat bagi diri anda sendiri..anda belum hidup(09112012)
*syamir elhaq*
(Selingan Puisi)
puisi ne buat orang-orang yangg peduli dengan indonesia.
judul:
judul:
Tangis Indonesiaku
enam puluh tujuh tahun telah berlalu
namun deritamu tak kunjung usai
luka itu kian menganga dalam benihmu
disirami asam pedih laku mereka
ada apa dengan ini semua
mereka buta akan surgamu
mereka para durjana hilang nuraninya
serigala-serigala yang haus akan darah manusia
mencabik-cabik negeriku dengan deretan dosa
hingga generasiku berpeluh dalam angkara
tak bosankah kau mengangkangi negeriku
bahkan mungkin negerimu, bila ada akalmu
haruskah cecunguk sepertimu hidup dalam sanubariku
menjadi sampah. dalam balutan kemegahanmu
mereka berteriak, koruptor....namun kau hanya tersipu
mereka berteriak, bangsat....kau teriak tak tahu malu
mereka berteriak, laknat......namun malah tawa sandiwaramu
mereka....rakyat tertindas dalam sukmamu
enam puluh tujuh tahun telah berlalu
namun deritamu tak kunjung usai
luka itu kian menganga dalam benihmu
disirami asam pedih laku mereka
ada apa dengan ini semua
mereka buta akan surgamu
mereka para durjana hilang nuraninya
serigala-serigala yang haus akan darah manusia
mencabik-cabik negeriku dengan deretan dosa
hingga generasiku berpeluh dalam angkara
tak bosankah kau mengangkangi negeriku
bahkan mungkin negerimu, bila ada akalmu
haruskah cecunguk sepertimu hidup dalam sanubariku
menjadi sampah. dalam balutan kemegahanmu
mereka berteriak, koruptor....namun kau hanya tersipu
mereka berteriak, bangsat....kau teriak tak tahu malu
mereka berteriak, laknat......namun malah tawa sandiwaramu
mereka....rakyat tertindas dalam sukmamu
mereka hina dalam ragamu.(01112012)
*syamir elhaq*
Sekelumit Puisi buat yang terkasih:
Biru
atom ini bergemuruh dalam teriknya mentari
menari dalam tarian debu kehidupan
relung hati yang merintih dalam dekapmu
merayu rindu dalam mayang yang gugur
biru...indah matamu dalam kalbuku
biru...lautan tersipu malu dalam siluet senyummu
terkadang letih menerpa langkahku
namun sirna dalam sukmamu
lalu pelangi hadir dari balik relungku
dan hamparan hati ini dipenuhi dengan namamu
nama yang indah...BIRU
biru....simpan senyum dan doamu
balut aku dalam dekapmu
karena aku rindu
dan selalu tetap merindu
merindu biru cintamu
(27092012)
*syamir elhaq*
Sekerat tulisan, Puisi dikala malam
tatkala hening kian mendekam dalam jiwa
adakah kata yang kan terucap dari bibir yang membisu
bahkan bintang gemintang tertunduk malu
dalam sayu ia merayu rindu
bulan terang dalam singasananya
menebar cinta yang tiada tara
hingga bintang hati ini pun terpana
terpesona dalam penantiannya
bulan....kutemukanmu dalam malam2 ku
jiwa ini terbakar akan cintamu
hingga suatu hari aku pun tersadar
sepanjang hidupku adalah malam
dalam peraduan kita bertemu
peluk aku dalam jiwamu, dalam cahyamu
hingga ku terpejam.
*syamir elhaq* jumat, 29 juni 2012
Sekerat tulisan, Puisi dikala malam
tatkala hening kian mendekam dalam jiwa
adakah kata yang kan terucap dari bibir yang membisu
bahkan bintang gemintang tertunduk malu
dalam sayu ia merayu rindu
bulan terang dalam singasananya
menebar cinta yang tiada tara
hingga bintang hati ini pun terpana
terpesona dalam penantiannya
bulan....kutemukanmu dalam malam2 ku
jiwa ini terbakar akan cintamu
hingga suatu hari aku pun tersadar
sepanjang hidupku adalah malam
dalam peraduan kita bertemu
peluk aku dalam jiwamu, dalam cahyamu
hingga ku terpejam.
*syamir elhaq* jumat, 29 juni 2012









0 komentar:
Posting Komentar