Kamis, 10 Desember 2015

HOBI

Pagi Jumat Barokah sobat.... :)
kemarin dengar curhatan temen kantor yang sedang menghadapi praha dalam rumah tangganya hanya dikarenakan kurangnya komunikasi dan saling pengertian, terutama yang berkaitan dengan hobinya sebagai suami. kebetulan hobinya segala hal yang berkaitan dengan bola kaki. nonton laga klub kesayangnnya. kliping potongan koran tentang bola, dan juga koleksi majalah bola yang tak terhitung banyaknya. hobinya sudah tertanam sejak ini masih remaja, bahkan ia mengenal bola lebih dahulu dibandingkan wanita yang kini jadi istrinya.
miris sebenarnya....namun hal ini dapat jadi pelajaran bagi kita. mungkin pesan bagi wanita yang bisa  aku sampaikan dari sudut pandang seorang laki-laki hanya :
1. tolong jangan samakan antara keluarga dengan hobi, jangan pernah mempertanyakan "Pilih keluarga/aku, atau pilih hobimu/bola". karena sungguh kedua hal itu tidak bisa disandingkan. bagi suami keluarga adalah segala-galanya, keluarga adalah hidup, tanggung jawab dan semangatnya. dan hobi adalah kebahagiaan yang berbeda baginya. hobi adalah waktu ia melepas segala bebannya, hobi adalah caranya meluapkan segala tekanan yang dirasakannya, hobi adalah caranya mencapai kepuasan tersendiri baginya. jadi jangan pernah menyamakannya. karena keduanya adalah hal penting yang sangat berharga bagi diri dan hidupnya.
2. jangan kekang ia dengan hobinya. jangan larang saat ia melakukan hobinya. belajarlah untuk memberinya waktu luang untuk waktunya sendiri. ia ia akan merasa dihargai...ingatlah.. !!! bahwa PENGHARGAAN adalah komponen utama yang dituntut suami atas istri dan anak-anaknya.
3. saat anda menghargai hobinya. maka anda akan dihargai. wanita/istri yang menghargai hobi suaminya cenderung lebih dicintai dan disayangi.
4. suami yang diberi waktu luang melakukan hobinya cenderung lebih stabil emosinya,
5. izinkan ia sesekali nongkrong/ngumpul dengan teman sehobinya. toh...bukan setiap hari kan dy ngumpul bareng temannya. saat anda mengizinkan ia pergi ngumpul maka ia akan tahu diri saat kembali.
6. tanyakan sesekali mengenai hobinya (meskipun anda sebenarnya kurang berminat) maka anda akan menemukan ia bercerita dengan berbinar-binar. maka kemesraan juga akan mewarnai keluarga kecilmu.
7. yakinlah bahwa ia dapat membagi waktunya, antara pekerjaan kantor, keluarga dan hobinya. saat anda MEMPERCAYAKAN hal ini. maka ia akan menjadi sosok yang lebih BERTANGGUNGJAWAB.
8. jangan tuntut dia melakukan lebih saat ia lelah dan letih. bila ia rajin syukuri. bila ia lelah maklumi.
9. bagi lelaki. belajarlah lebih banyak mendengar istri. jangan memutus pembicaraan dan curhatan istri. maka anda akan menjadi tumpuan hidupnya.
10. sesekali bantulah pekerjaan istri. toh,,,,tidak ada salahnya meringankan beban istri. malah akan memperbaiki komunikasi satu lainnya.
ingat...ini hanyalah pesan dari sudut pandang lelaki...mungkin perspektif wanita berbeda. namun  inilah kenyataan yang dirasakan lelaki yang telah berumahtangga. ingatlah sobat....PENGHARGAAN & KENYAMANAN DIRUMAH adalah KUNCI dari BAHTERA RUMAH TANGGA.

Selamat pagi menjelang siang...salam muhasabah diri

Minggu, 08 November 2015

Hakikat Kesempurnaan

Kemarin aku bertemu dengan seorang wanita yang mengisi relung hatiku. dalam perbincangan kami ia sempat berkata seperti ini: "Kalo kita nanti nikah, pasti pandangan orang laen akan berubah tentang kamu". Lalu aku bertanya: "mengapa begitu? emang gimana pandangan orang mengenaiku saat ini. Dan bagaimana pandangan orang mengenai diriku nanti bila menikah denganmu"
Lalu ia menjawab: " Iya la...saat ini semua orang pasti berpandangan kamu tu laki-laki yang sempurna banget. pintar...baek...dan semuanya. Kamu tu punya segalanya mengenai kesempurnaan. Namun kalo nanti kita dah nikah. Orang-orang pasti berpandangan kamu tu punya satu kekurangan: yaitu kamu tu bodoh dalam memilih pasangan. Aku kan gag sesuai denganmu, aku gag memiliki segala hal kesempurnaan seperti dirimu" 
Yaahh....begitulah intinya ia berkata.
Lalu aku tertegun...sedetik kemudian aku tertawa dan menjawab.
"Haha...kamu tu lucu banget ya...aku tu gag ada apa-apanya bila tanpa kamu.."
Ya...memang begitulah sebenarnya. Segala kesempurnaan ku tidak ada apa-apanya bila tanpa dukungan orang yang begitu berarti dalam hidupku. dan sebenarnya yang menjadikan aku kelihatan sempurna..ya, karena ada Kamu.
Buat aku...aku tak peduli bagaimana pandangan orang lain kepadaku. Atau kepada kita. aku telah merasakan kesempurnaan saat bersamamu. Kamu tu anugerah terindah yang pernah aku dapatkan. Dan bagiku hakikat kesempurnaan adalah kita berusaha memberikan yang terbaik bagi pasangan kita, orang tua kita, dan lingkungan kita. Dan saat aku memilih dan menentukan bahwa kamu adalah pasangan terbaik bagiku. Maka saat itu aku hanya ingin membahagiakan kamu. Menemani detik-detik waktu yang berjalan. membangun keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah

JUDUL : TOPENG 
Bodoh, betapa bodohnya
Bibirku kelu, langkahku terpaku
sudah terlalu jauh aku melangkah
bahkan hingga ku ragu, masih adakah jalan tuk kembali

Pantaskah aku
Memohon rahmat dan cintaMu
sedang cintaku penuh sandiwara
berselubung topeng manis tak berdosa
di altarMu aku bermunajat cinta
namun sedetik kemudian, aku jatuh dalam pelukan dusta
aku larut dalam jeratan dosa
berselingkuh dengan syetan yang Engkau murka

Bodohnya aku
ada cinta di sudut hati, namun aku tak kuasa
sungguh ku terlena pada cinta bermuka dua
meski ku tau hanya cintaMu yang hakiki
namun aku tenggelam pada samudera fana
aku tuli, meski Kau memanggil penuh mesra
aku buta, meski pintu cintaMu masih terbuka
aku hilang di persimpangan jalan buntu

Kasihku
tolong aku, meski aku tak mau
rebut aku, meski aku tak mampu
aku lelah, ku merindumu
tolong aku, dekap aku dalam ampunanMu
dan beri aku kesempatan terakhir
meski aku tak pantas
di sisiMu

*Syamir Elhaq*
Medan, 27 Agustus 2015. 10:19
*dalam kabut kalut yang kelabu*
Judul : Kekasih Halal
Pagi Ini Mentari bersinar redup
angin membelai pelan anganku
membawa ingatan ini pada satu dimensi waktu
dimana di hari itu aku bertemu sosokmu
satu kata : sederhana
kutatap lekat siluetmu di sore itu
langkahmu bermandi sinar mentari seredup pagi ini
aku jatuh cinta pada pandang pertama, dan untuk terakhir kalinya
aku terpaut dengan jiwamu, seperti termaktub dalam sidratul muntaha
Oh kasih
aku merindu suaramu, menggaung dalam tiap malamku
aku merindu senyummu, merekah di setiap sudut pandangku
aku merindu sapamu, meretas lubuk hatiku
dan hari itu, kusebut engkau dengan Bidadari Biru ku
Waktu yang berlalu tak mampu menghapus jejakmu
dan aku rebah dalam pelukan cintamu
kuikat engkau dengan ikrar akadku
menggenapkan iman di altar Tuhanku
Bidadari Biru
nama itu tetap tersemat dalam sukmaku
menjadi kekasih halal dalam sisap napasku
dan kini, manjadi ibu dari mujahidku
Bidadari Biru
Namamu tetap seperti itu
Kini, dan selamanya
Medan, 10 September 2015, 11:11
*Syamir Elhaq

Istri ku. terima kasih telah menjadi bidadari dalam hatiku
istri ku. terima kasih telah menjadi mujahidah dalam hidupku
istri ku. terima kasih telah menjadi ummi dari anak-anak ku
9 tahun yang lalu. aku mengenalmu dengan sebuah kekaguman. suara indahmu dalam setiap acara resmi pesantren selalu kurindukan. argumen dan kritikanmu dalam kelompok kajian islam selalu menambah kekagumanku akan dirimu. dan momen saat kita berdua bersama mewakili pesantren dalam lomba pidato bahasa indonesia menjadi moment yang tak dapat kulupakan.
namun sekali lagi. saat itu aku hanya bisa mengagumimu dalam diamku.
dengan pogah dan gengsinya kusimpan rasa rindu dan sayang yang terselip dalam setiap pertemuanku denganmu.
bahkan tak berani rasanya aku memimpikan menjadi bagian dalam hidupmu. karena kau penuh pesona dan aku sadar akan diriku.
namun ternyata kerinduan, cinta, kasih sayang, waktu dan hidupku akhirnya berlabuh juga pada dirimu. bersamamu ku genapkan iman dan islamku. bersamamu ku arungi lautan kehidupan ini dengan kebahagiaan, dan kebahagiaan itu semakin lengkap dengan hadirnya mujahid kecil kita : Ryuzaky David Siregar.

terima kasih istriku. telah menjadi bagian hidupku. menjadi napas dalam setiap jagaku, menjadi mimpi dalam setiap tidurku. senyum manismu selalu mampu menghilangkan penatku, tawa renyahmu selalu menghilangkan beban pikiranku. terima kasih sayang. rangkul aku dalam pelukmu. aku cintamu. KARENA ALLAH smile emotikon
Powered By Blogger