Judul :
SAYUP RAYUAN TUHAN
Tak sadarkah
wahai manusia
Saat bumi
hentak berontak menggelinjang tak karuan
Ada sayup
panggilan Tuhan disana, menyapa hamba yang lupa pada tuannya
Saat bumi
memuntahkan lahar panas membara
Ada belaian
Tuhan disana, mengingatkan hamba akan kasihNya yang tiada terkira
Namun,
seringkali manusia kehilangan arah dan kendali
Dimabuk harta,
tahta dan wanita, lalu lupa akan kuasaNya
Wahai manusia,
resapilah dengan tafakkur
Setiap rayuan
Tuhan dalam sabda alam
Sebelum rayuannya
berubah jadi bentakan
Yang mengakhiri
segalanya.
Judul :
BALADA SANG SUAMI
Saat cincin
melingkar di jari
Ada ribuan
amanah di pundakku
Menjelma dalam tanggung
jawab di altar Tuhan
Menjadi saksi
saat pengadilan Tuhan digelar
Kini aku
berbeda, dan akan terus berbeda
Teduh wajah
sang bidadari dunia
Akan menjadi
belanga limpahan kasihku
Menjadi
penggerak generasi penopang zaman
Kini aku siap,
karena kini aku kan berbeda
Sebab takdirku
khalifah dunia
Aku, suami
CINTA
Cinta, kembali
menghampiri
Meneteskan asa
pada jiwa yang kerontang
Dinding-dinding
lubuk hati tersirat asmanya
Aku bagaikan
terlahir kembali
Tulang belulang
tertegak menatap siluet senja di ufuk barat
Tubuh ringkih
kini tegar dalam balutan badai
Dan senyum
hadir di sudut bibirku yang membiru
Kasih, jangan
pernah tinggalkanku sendiri
Karena aku
telah lelah dalam kesendirianku yang tiada henti
Biarlah kelopak
mayang cinta ini tetap menyatu dalam sukmamu
Merajut kisah
anak cucu Adam dan Hawa
Satu dalam
ridhoNya, satu dalam cinta
Selasa, 28 january 2014










0 komentar:
Posting Komentar