Di zaman dahulu ada seorang Jenderal dari sebuah negeri yang mendapat tugas untuk memimpin pasukan perang melawan musuh yang jumlahnya sepuluh kali lipat lebih banyak. Mendengar kondisi musuh yang tak seimbang, seluruh prajuritnya gentar kalau-kalau akan menderita kekalahan. Karena lawan yang tak seimbang.Dalam perjalanan menuju medan perang, Jenderal itu berhenti di sebuah tempat sembahyang yang terletak di bukit yang menjorok. Ia sembahyang dan berdoa meminta petunjuk. Sedangkan prajuritnya menanti di luar dengan harap-harap cemas memikirkan nasib mereka. Tak lama kemudian, sang Jenderal keluar dari tempat tersebut .
Ia berteriak pada seluruh pasukannya,
“Kita telah mendapat petunjuk dari langit.”
Lalu ia mengeluarkan koin emas simbol kerajaan dari sakunya. Sambil mengacungkan koin itu ke udara ia berkata,
“Sekarang, kita lihat apa kata nasib. Mari kita adakan toss. Bila kepala yang muncul, maka kita akan
menang. Tapi bila ekor yang muncul, kita akan kalah. Hidup kita tergantung pada nasib.”
Lalu ia mengeluarkan koin emas simbol kerajaan dari sakunya. Sambil mengacungkan koin itu ke udara ia berkata,
“Sekarang, kita lihat apa kata nasib. Mari kita adakan toss. Bila kepala yang muncul, maka kita akan
menang. Tapi bila ekor yang muncul, kita akan kalah. Hidup kita tergantung pada nasib.”
Jendral lalu melempar koin emas itu ke udara. Koin emas pun berputar-putar di udara. Lalu jatuh berguling-guling di tanah. Seluruh pasukan mengamati dengan harap-harap cemas apa yang akan muncul. Setelah agak lama menggelinding ke sana-kemari, koin itu terhenti. Dan yang muncul adalah...KEPALA....Kontan seluruh pasukan berteriak kesenangan.
“Hore..! Kita akan menang. Nasib berpihak pada kita, Ayo serbu
dan hancurkan musuh. Kemenangan telah pasti.”

Dengan penuh semangat Jenderal dan pasukan itu bergerak menuju medan perang. Pertempuran berlangsung dengan sengit. Ternyata dengan keyakinan dan tekad yang membaja akhirnya musuh yang tak terhingga banyaknya dapat dikalahkan. Jenderal dan seluruh pasukannya betul-betul senang.
Seorang prajurit berkata,
“Sudah kehendak langit, maka tak ada yang bisa mengubah nasib.”
Sesampai di ibu kota mereka disambut meriah oleh seluruh penduduk. Raja pun terkagum-kagum mendengar kisah peperangan yang dashyat itu. Beliau bertanya pada sang Jendral bagaimana ia mampu mengobarkan semangat pasukannya hingga begitu gagah berani. Sang Jenderal kemudian bercerita dan menyerahkan koin emasnya pada Raja sambil berkata,
“Paduka, inilah yang memberikan mereka nasib baik.”
Raja menerima dan mengamati koin emas itu yang ternyata kedua sisinya
bergambar: KEPALA..!
#######
Cobalah baca sekali....dua kali...bahkan bila perlu sampai tiga kali lebih...dan bersiaplah untuk jadi pemenang...!!!
"DUNIA dan KEHIDUPAN" adalah kata yang seringkali terlintas di dalam pikiran kita, bergelayut manja menyusup dalam sanubari raga kita. Hingga kadang kita lupa akan semuanya. Kadang kala kita takut dalam mengarungi kehidupan...takut kegagalan....takut kekalahan....takut kesalahan....dan banyak ketakutan lainnya yang merenggut akal pikiran kita...hingga kita tak sempat untuk mengatakan kepada diri kita sendiri bahawa kita adalah...SANG PEMENANG.
Sesungguhnya tak ada nasib yang berpihak pada siapapun. Tak ada nasib yang menentukan langkah sebelumnya. Namun semuanya berasal dari diri kita sendiri.
"bila kita berpikir kita gagal.....maka kita telah gagal.
bila kita berpikir kita kalah....maka kita telah kalah.
bila kita berpikir kita tak mampu....maka kita tak akan mampu.
dan hancurkan musuh. Kemenangan telah pasti.”

Dengan penuh semangat Jenderal dan pasukan itu bergerak menuju medan perang. Pertempuran berlangsung dengan sengit. Ternyata dengan keyakinan dan tekad yang membaja akhirnya musuh yang tak terhingga banyaknya dapat dikalahkan. Jenderal dan seluruh pasukannya betul-betul senang.
Seorang prajurit berkata,
“Sudah kehendak langit, maka tak ada yang bisa mengubah nasib.”
Sesampai di ibu kota mereka disambut meriah oleh seluruh penduduk. Raja pun terkagum-kagum mendengar kisah peperangan yang dashyat itu. Beliau bertanya pada sang Jendral bagaimana ia mampu mengobarkan semangat pasukannya hingga begitu gagah berani. Sang Jenderal kemudian bercerita dan menyerahkan koin emasnya pada Raja sambil berkata,
“Paduka, inilah yang memberikan mereka nasib baik.”
Raja menerima dan mengamati koin emas itu yang ternyata kedua sisinya
bergambar: KEPALA..!
#######
Cobalah baca sekali....dua kali...bahkan bila perlu sampai tiga kali lebih...dan bersiaplah untuk jadi pemenang...!!!
"DUNIA dan KEHIDUPAN" adalah kata yang seringkali terlintas di dalam pikiran kita, bergelayut manja menyusup dalam sanubari raga kita. Hingga kadang kita lupa akan semuanya. Kadang kala kita takut dalam mengarungi kehidupan...takut kegagalan....takut kekalahan....takut kesalahan....dan banyak ketakutan lainnya yang merenggut akal pikiran kita...hingga kita tak sempat untuk mengatakan kepada diri kita sendiri bahawa kita adalah...SANG PEMENANG.
Sesungguhnya tak ada nasib yang berpihak pada siapapun. Tak ada nasib yang menentukan langkah sebelumnya. Namun semuanya berasal dari diri kita sendiri.
"bila kita berpikir kita gagal.....maka kita telah gagal.
bila kita berpikir kita kalah....maka kita telah kalah.
bila kita berpikir kita tak mampu....maka kita tak akan mampu.
bila kita berpikir kita sakit....maka kita akan sakit.
bila kita berpikir kita sukses...namun ragu kita akan sukses...maka kita akan gagal.
bila kita berpikir kita menang....namun tak mempercayakan kemenangan itu pada usaha, tenaga, jiwa dan raga kita...maka kita telah menggali kubur kita kembali.....yaitu...KALAH.
bila kita berpikir kita sukses....maka sebuah pintu kesuksesan telah terbuka.....yaitu pintu kesuksesan kita menaklukkan diri kita sendiri.
dan bila kita bergerak menjalankan apa yang kita pikirkan.....maka sebuah pintu keberhasilan yang nyata...akan bergerak terbuka.
anda adalah apa yang anda pikirkan dan usahakan.
bermimpilah...dan bertanggung jawablah dengan mimpi-mimpi kita.
salam wahai PARA PEMENANG..."

pernahkan kita begini. Terdiam membisu dan mempertaruhkan keadaan pada nasib.
jangan pernah bilang. "biarlah kehidupan ini mengalir seperti air...kita tak memerlukan untuk memerlukan kedepannya...jalani sajalah..."
hemm...apakah DNA sang pemenang kita telah gagal menaklukkan dirinya sendiri...bukankah kita lahir dengan sebuah perjuangan yang sulit...lalu mengapa kita menyerah saat kita telah menggapai suatu kemenangan...akankah kita telah PUAS dengan begini saja...tanya pada diri kita.
setiap orang pasti ingin sukses. Namun banyak yang hanya memimpikannya dan membiarkannya hanya menjadi mimpi belaka.
setiap orang pasti mengenal sosok ini. Ini hanya sosok fiktif belaka yang menggambarkan usaha dan kerja keras untuk menggapai impiannya.... impian jadi hokage katanya. Sebagai pemimpin yang patut dibanggakan dan diandalkan.
bila kita berpikir kita sukses...namun ragu kita akan sukses...maka kita akan gagal.
bila kita berpikir kita menang....namun tak mempercayakan kemenangan itu pada usaha, tenaga, jiwa dan raga kita...maka kita telah menggali kubur kita kembali.....yaitu...KALAH.
bila kita berpikir kita sukses....maka sebuah pintu kesuksesan telah terbuka.....yaitu pintu kesuksesan kita menaklukkan diri kita sendiri.
dan bila kita bergerak menjalankan apa yang kita pikirkan.....maka sebuah pintu keberhasilan yang nyata...akan bergerak terbuka.
anda adalah apa yang anda pikirkan dan usahakan.
bermimpilah...dan bertanggung jawablah dengan mimpi-mimpi kita.
salam wahai PARA PEMENANG..."

pernahkan kita begini. Terdiam membisu dan mempertaruhkan keadaan pada nasib.
jangan pernah bilang. "biarlah kehidupan ini mengalir seperti air...kita tak memerlukan untuk memerlukan kedepannya...jalani sajalah..."
hemm...apakah DNA sang pemenang kita telah gagal menaklukkan dirinya sendiri...bukankah kita lahir dengan sebuah perjuangan yang sulit...lalu mengapa kita menyerah saat kita telah menggapai suatu kemenangan...akankah kita telah PUAS dengan begini saja...tanya pada diri kita.
setiap orang pasti ingin sukses. Namun banyak yang hanya memimpikannya dan membiarkannya hanya menjadi mimpi belaka.
setiap orang pasti mengenal sosok ini. Ini hanya sosok fiktif belaka yang menggambarkan usaha dan kerja keras untuk menggapai impiannya.... impian jadi hokage katanya. Sebagai pemimpin yang patut dibanggakan dan diandalkan.
bila tokoh fiktif mampu mewujudkan impiannya...MENGAPA KITA TIDAK>>>>????cerita di atas menggambarkan kemelut yang terjadi dalam setiap sanubari kita....kita gentar saat masalah itu mendera berkali lipat dari apa yang kita duga....hingga dada serasa sesat....dan banyak yang mati bunuh diri karena bermasalah dengan keyakinan dalam dirinya sendiri. lihatlah bagaimana seorang PEMIMPIN PERANG mengambil keputusan yang penting bagi kelanjutan amanah yang ia emban....lihatlah bagaimana ia mampu membangkitkan kembalai gelobar bara semangat para pasukannya. tahukah kita yang sebenarnya bahwa sang Jenderal sendiri berada dalam kemelut hatinya memiikirkan jumlah musuh yang tak sebanding. namun ia memilih jalan perjuangan. ia taklukkan hati dan perasaannya. ia tanamkan JIWA KEMENANGAN dalam sanubarinya sendiri. sebelum ia menamamkan JIWA KEMENANGAN dalam sanubari pasukan perangnya....dan lihatlah hasilnya...:
"SEBUAH KEMENANGAN YANG NYATA"
LIHATLAH bila kita mengalami hal ini.....mungkin kita akan meratapi
sisa kehidupan kita....namun sadarkah kita begitu banyak orang yang
kekurangan bisa mengubah kekurangannya itu menjadi sebuah anugerah. bila
orang cacat mampu....MENGAPA KITA TIDAK....????
jawaban semuanya ada di dalam hati kita sendiri.....berada dalam saubari jiwa kita sendiri. kita sendirilah yang akan menggariskan kemana kita hendak melangkah...dana apa yang akan kita tuju...
jangan pernah ragu akan kesuksesan hidup. Untuk menjadi sukses kita hanya perlu menaklukkan diri kita sendiri. Hanya memerlukan sebuah inspirasi...dan 99 kerja keras.
lihatlah bagaimana SANG PENEMU BOHLAM. Lihatlah bagaimana SANG PEMENANG lainnya....jangan pernah menyerah...bila kita gagal 1000 kali...mungkin kita akan berhasil di 1001 kalinya. Yakinlah bahwa KESUKSESAN itu NYATA. Bila kita berpikir bahwa ia NYATA.
yakinlah...bermimpilah...dan taklukkan mimpi-mimpimu.
hanya SANG PEMENANG lah yang tertulis dengan tinta emas sejarah.
kesuksesan bukan harus di dapat di bangku sekolah. Namun dari kelas yang bernama kehidupan dan hikmah.
YAKINLAH.
PIKIRKAN SAAT INI. DAN MULAILAH DARI SAAT INI.
SELAMAT DATANG DI DUNIA KESUKSESAN.

jawaban semuanya ada di dalam hati kita sendiri.....berada dalam saubari jiwa kita sendiri. kita sendirilah yang akan menggariskan kemana kita hendak melangkah...dana apa yang akan kita tuju...
jangan pernah ragu akan kesuksesan hidup. Untuk menjadi sukses kita hanya perlu menaklukkan diri kita sendiri. Hanya memerlukan sebuah inspirasi...dan 99 kerja keras.
lihatlah bagaimana SANG PENEMU BOHLAM. Lihatlah bagaimana SANG PEMENANG lainnya....jangan pernah menyerah...bila kita gagal 1000 kali...mungkin kita akan berhasil di 1001 kalinya. Yakinlah bahwa KESUKSESAN itu NYATA. Bila kita berpikir bahwa ia NYATA.
yakinlah...bermimpilah...dan taklukkan mimpi-mimpimu.
hanya SANG PEMENANG lah yang tertulis dengan tinta emas sejarah.
kesuksesan bukan harus di dapat di bangku sekolah. Namun dari kelas yang bernama kehidupan dan hikmah.
YAKINLAH.
PIKIRKAN SAAT INI. DAN MULAILAH DARI SAAT INI.
SELAMAT DATANG DI DUNIA KESUKSESAN.










0 komentar:
Posting Komentar