Senin, 14 Januari 2013

Makna Kehidupan

Hari ini aku berangkat kerja seperti biasanya. Yah...menjadi pegawai BUMN harus tetap punya semangat profesionalisme. jangan hanya berharap makan gaji buta. Bener gag tu... :)
Humm....selama dalam perjalanan aku teringat kembali dengan falsafah kehidupan dari film yang pernah aku tonton. film yang begitu memotivasi, judulnya : Alangkah Lucunya Negeri Ini
falsafah itu mengatakan bahwa kehidupan itu laksana perjalanan di jalan raya, lebih kurangnya seperti itu.

Dan kali ini. aku kembali yakin bahwa falsafah itu sepenuhnya benar. kujabarkan dengan pemikiran-pemikiran pribadi ku. dari hal itu aku tersadar bahwa dalam kehidupan ini kita terkadang tak sejalan dan tak sependapat dengan orang lain. seperti dalam berkendara. terkadang kita sejalan. Namun tak jarang juga kita berselisih jalan. 

Yang terpenting bukanlah bagaimana kita harus sependapat dan sejalan dengann orang lain. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita menghargai sesama, menghargai orang yang berbeda pendapat dengan kita. Karena sesungguhnya kita telah memiliki tujuan dann alurnya masing-masing. Dan tak selamanya kita benar dengan pendapat yang kita kukuhkan. Itulah manusia....perbedaan haruslah menjadi rahmat dalam berkarya. jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk memisahkan hubungan silaturrahim yang baik di antara kita.

Terkadang dalam berkendara kita mengalami kecelakaan, baik yang kita sebagai pelakunya, atau sebagai korban. Kata orang Medan sich " Cepat kita nabrak, pelan kita di tabrak, jadi serba salah kita kan". Demikian juga dalam kehidupan ini. terkadang kita disusahkan orang lain, namun tak jarang juga kita menyusahkan orang lain. Maka benarlah teori yang mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial. yang tak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan bantuan orang lain. Oleh karena memang telah seharusnya sesama manusia kita harus saling membantu, jangan suka menyusahkan orang lain. Permudahlah urusan orang lain, Maka pintu rezeki akan terbentang lebar bagi kita.

Dalam menjalani kehidupan ini terkadang kita haruslah berpacu seperti ngebut dalam berkendara, namun rambu-rambu kehidupan jangan sampai dilanggar, terkadang kita harus beristirahat dengan refreshing menyegarkan segala penat dan masalah yang kita hadapi. karena sesungguhnya kita bukanlah manusia yang tak kenal lelah.  Kita harus ingat teman. kita ini manusia....harus mengerti kodrat manusia.

sebenarnya banyak falsafah yang bisa kita dapatkan dari kehidupan kita sehari-hari. Namun terkadang kita terlalu cuek dalam mengambil hikmah. Terlalu egois untuk merendahkan hati. Merasa yang paling hebat. Ingat lah teman, kita semua sama...yang membedakan kita hanyalah dua hal, yaitu:
  1. IMAN  dan
  2. HATI 

0 komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger